TIDAK

Antoni, seorang karyawan gereja yang baru, mendapat berita bahwa ada panggilan telepon untuknya. Ternyata Pdt. John, pimpinan gereja tempat ia bekerja ingin berbicara padanya.

“Ya, Pak Pendeta,” kata Antoni dengan hormat dan sopannya, “Ya, Pak Pendeta … Ya, tentu saja, Pak Pendeta, ya … ya … ya, pasti Pak. Ya … ya … ya. TIDAK, Pak Pendeta!”

Sinta — sang sekretaris gereja — yang mendengar seluruh percakapan itu, sangat terkejut, “Berani benar Anda mengatakan TIDAK padanya. Apa sih yang diminta Pak Pendeta?”

“Dia tidak minta apa-apa,” jawab Antoni, “Dia hanya bertanya apakah saya tidak malu terus-menerus mengatakan ´YA´.”

/Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.* (Matius 5:37)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: