DOKTRIN PUJIAN & PENYEMBAHAN

DOKTRIN PUJIAN & PENYEMBAHAN

A. PENGERTIAN.
1. Pujian.
Sebuah ekspresi untuk memuji perbuatan Tuhan.
sambil memperdengarkan nyanyian syukur dengan nyaring, dan menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib. Mzm. 26:7
2. Penyembahan.
Sebuah ekspresi untuk menyembah pribadi Tuhan.
Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Yoh. 4:23

B. PENGISTILAHAN.
1. Pujian.
1.1. Barak. (Pujian penghormatan)
Pujilah TUHAN, hai segala buatan-Nya, di segala tempat kekuasaan-Nya! Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Mzm. 103:22
1.2. Shabach. (Pujian peperangan)
Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak-sorai! Mzm. 47:2
1.3. Towdah. (Pujian pengucapan syukur)
Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya! Mzm. 100:4
1.4. Halal. (Pujian perayaan)
Inilah yang hendak kuingat, sementara jiwaku gundah-gulana; bagaimana aku berjalan maju dalam kepadatan manusia, mendahului mereka melangkah ke rumah Allah dengan suara sorak-sorai dan nyanyian syukur, dalam keramaian orang-orang yang mengadakan perayaan. (Mzm. 42:5
1.5. Zamar. ( Pujian peragaan)
Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tari-tarian, biarlah mereka bermazmur kepada-Nya dengan rebana dan kecapi! Mzm. 149:3
1.6. Tehillah. (Pujian pengagungan)
Seperti nama-Mu, ya Allah, demikianlah kemasyhuran-Mu sampai ke ujung bumi; tangan kanan-Mu penuh dengan keadilan. Mzm. 48:11
1.7. Yadah. (Pujian pengakuan)
Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hatiku, aku mau menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib; Mzm. 9:2
2. Penyembahan.
2.1. Shachah. (Penyembahan dengan cara bersujud)
Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu. Mzm. 138:2
2.2. Latreuo. (Penyembahan dengan cara beribadah)
Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya, Why. 22:3
2.3. Proskuneo. (Penyembahan dengan cara yang benar)
Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.” Yoh. 4:24
2.4. Eulabeia. (Penyembahan dengan cara yang berkenan)
Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. Ibr. 12:28

C. PERNAK-PERNIK PUJIAN & PENYEMBAHAN.

1. Mengapa memuji Tuhan.
Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya. Mzm. 100:3
Hubungan vertical:
1.1. Karena Dia adalah Allah.
1.2. Karena Dia adalah Pencipta.
1.3. Karena Dia adalah Pemilik.
1.4. Karena Dia adalah Penguasa.
1.5. Karena Dia adalah Pemimpin.
Hubungan horizontal:
1.6. Karena manusia akan dipenuhi kemuliaan.
Lalu para peniup nafiri dan para penyanyi itu serentak memperdengarkan paduan suaranya untuk menyanyikan puji-pujian dan syukur kepada TUHAN. Mereka menyaringkan suara dengan nafiri, ceracap dan alat-alat musik sambil memuji TUHAN dengan ucapan: “Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.” Pada ketika itu rumah itu, yakni rumah TUHAN, dipenuhi awan, sehingga imam-imam itu tidak tahan berdiri untuk menyelenggarakan kebaktian oleh karena awan itu, sebab kemuliaan TUHAN memenuhi rumah Allah. 2 Taw. 5:13-14
1.7. Karena manusia akan dipenuhi hadirat-Nya, kedamaian-Nya & kemenangan-Nya atas roh yang jahat.
Dan setiap kali apabila roh yang dari pada Allah itu hinggap pada Saul, maka Daud mengambil kecapi dan memainkannya; Saul merasa lega dan nyaman, dan roh yang jahat itu undur dari padanya.
1.8. Karena manusia akan dilepaskan dari setiap belengggu.
Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua. Kis. 16:25-26
1.9. Karena manusia akan diberikan kemenangan atas musuh-musuh.
Ketika mereka mulai bersorak-sorai dan menyanyikan nyanyian pujian, dibuat Tuhanlah penghadangan terhadap bani Amon dan Moab, dan orang-orang dari pegunungan Seir, yang hendak menyerang Yehuda, sehingga mereka terpukul kalah. 2 Taw. 20:22
2.0. Karena manusia akan dibuat percaya.
Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. Banyak orang akan melihatnya dan menjadi takut, lalu percaya kepada TUHAN. Mzm. 40:4
2. Siapa yang memuji & menyembah Tuhan.
2.1. Segala malaikat.
Pujilah Dia, hai segala malaikat-Nya, pujilah Dia, hai segala tentara-Nya! Mzm. 148:2
2.2. Segala bangsa.
Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak-sorai! Mzm. 47:2
2.3. Segala makhluk.
Mulutku mengucapkan puji-pujian kepada TUHAN dan biarlah segala makhluk memuji nama-Nya yang kudus untuk seterusnya dan selamanya. Mzm. 145:21
2.4. Segala yang bernafas.
Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN! Haleluya! Mzm. 150:6
2.5. Segala buatan-Nya.
Pujilah TUHAN, hai segala buatan-Nya, di segala tempat kekuasaan-Nya! Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Mzm. 103:22
2.5.1. Langit & awan.
Pujilah Dia, hai langit yang mengatasi segala langit, hai air yang di atas langit! Mzm. 148:4
2.5.2. Matahari, bulan & binatang.
Pujilah Dia, hai matahari dan bulan, pujilah Dia, hai segala bintang terang! Mzm. 148:3
2.5.3. Laut, sungai & gunung.
Biarlah gemuruh laut serta isinya, dunia serta yang diam di dalamnya! Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan, dan gunung-gunung bersorak-sorai bersama-sama. Mzm. 98:7-8
2.5.4. Padang gurun, bukit, padang rumput & lembah.
Tanah-tanah padang gurun menitik, bukit-bukit berikatpinggangkan sorak-sorai; padang-padang rumput berpakaikan kawanan kambing domba, lembah-lembah berselimutkan gandum, semuanya bersorak-sorai dan bernyanyi-nyanyi. Mzm. 65:13-14
2.5.5. Pohon.
biarlah beria-ria padang dan segala yang di atasnya, maka segala pohon di hutan bersorak-sorai Mzm. 96:12
2.5.6. Batu.
Jawab-Nya: “Aku berkata kepadamu: Jika mereka ini diam, maka batu ini akan berteriak.” Luk. 19:40
3. Kapan memuji & menyembah Tuhan.
3.1. Setiap hari.
Setiap hari aku hendak memuji Engkau, dan hendak memuliakan nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya. Mzm. 145:2
3.2. Sepanjang hari.
Mulutku penuh dengan puji-pujian kepada-Mu, dengan penghormatan kepada-Mu sepanjang hari. Mzm. 71:8
3.3. Selama hidup.
Aku hendak memuliakan TUHAN selama aku hidup, dan bermazmur bagi Allahku selagi aku ada. Mzm. 146:2
3.4. Selama-lamanya.
supaya jiwaku menyanyikan mazmur bagi-Mu dan jangan berdiam diri. TUHAN, Allahku, untuk selama-lamanya aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu. Mzm. 30:13
4. Dimana memuji & menyembah Tuhan.
4.1. Di pelataran-Nya.
Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya! Mzm. 100:4
4.2. Di tengah-tengah jemaah.
Aku akan memasyhurkan nama-Mu kepada saudara-saudaraku dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaah: Mzm. 22:23
4.3. Di antara orang banyak.
Aku hendak bersyukur sangat kepada TUHAN dengan mulutku, dan aku hendak memuji-muji Dia di tengah-tengah orang banyak. Mzm. 109:30
4.4. Di antara bangsa-bangsa.
Aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa, ya TUHAN, dan aku mau bermazmur bagi-Mu di antara suku-suku bangsa; Mzm. 108:4
4.5. Di tempat tidur.
Biarlah orang-orang saleh beria-ria dalam kemuliaan, biarlah mereka bersorak-sorai di atas tempat tidur mereka! Mzm. 149:
5. Bagaimana memuji & menyembah Tuhan.
5.1. Pemuji sejati.
Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai! Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya! Mzm. 100:2 & 4
5.1.1. Dengan bersukacita.
5.1.2. Dengan bersorak-sorai.
5.1.3. Dengan bersyukur.
5.1.4. Dengan nyanyian syukur.
5.1.5. Dengan puji-pujian.
5.2. Penyembah sejati.
Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”
5.2.1. Menyembah dalam roh.
~ Menyembah dalam kehendak Roh Allah.
Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. Luk. 10:21
5.2.2. Menyembah dalm kebenaran.
~ Menyembah dalam kehendak firman Allah.
Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. Banyak orang akan melihatnya dan menjadi takut, lalu percaya kepada TUHAN. Yoh. 17:17

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: