DOKTRIN ALKITAB

ALKITAB
(BIBLIOLOGI)

A. PEWAHYUAN ALKITAB.

1. Undi.
Undi dibuang di pangkuan, tetapi setiap keputusannya berasal dari pada TUHAN. (Ams. 16:33)
2. Urim & Tumim.
Dan di dalam tutup dada pernyataan keputusan itu haruslah kautaruh Urim dan Tumim; haruslah itu di atas jantung Harun, apabila ia masuk menghadap TUHAN, dan Harun harus tetap membawa keputusan bagi orang Israel di atas jantungnya, di hadapan TUHAN. (Kel. 28:30)
3. Mimpi.
Sampai dua kali mimpi itu diulangi bagi tuanku Firaun berarti: hal itu telah ditetapkan oleh Allah dan Allah akan segera melakukannya. (Kej. 41:32)
4. Nabi.
Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi. (Am. 3:7)
5. Teofani.
Selanjutnya kata Malaikat TUHAN itu kepadanya: “Engkau mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan akan menamainya Ismael, sebab TUHAN telah mendengar tentang penindasan atasmu itu. (Kej. 16:11)
6. Malaikat.
Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan. (Luk. 2:9)
7. Yesus.
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. (Yoh. 1:14)
8. Alkitab.
yaitu bagaimana rahasianya dinyatakan kepadaku dengan wahyu, seperti yang telah kutulis di atas dengan singkat. (Ef. 3:3)

B. PENGILHAMAN ALKITAB.

1. Allah yang mengilhami orang untuk menyampaikan ajaran Allah dengan tulisan.
Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. (2 Tim. 3:16)
Semuanya itu terdapat dalam tulisan yang diilhamkan kepadaku oleh TUHAN, yang berisi petunjuk tentang segala pelaksanaan rencana itu. (1 Taw. 28:19)
2. Allah yang mendorong orang untuk menyampaikan ajaran Allah dengan lisan.
Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah. (2 Ptr. 1:20-21)
Dan karena kami menafsirkan hal-hal rohani kepada mereka yang mempunyai Roh, kami berkata-kata tentang karunia-karunia Allah dengan perkataan yang bukan diajarkan kepada kami oleh hikmat manusia, tetapi oleh Roh. (1 Kor. 2:13)

3. Allah yang memanggil orang untuk menerima ajaran Allah baik dengan tulisan maupun lisan.
Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis. (2 Tes. 2:15)

C. PENDATAAN ALKITAB.

1. Bahan dari Allah.
TUHAN memberikan kepadaku kedua loh batu, yang ditulisi jari Allah, di mana ada segala firman yang diucapkan TUHAN kepadamu di gunung itu dari tengah-tengah api, pada hari perkumpulan. (Ul. 9:10)
2. Bahan dari Penyelidikan.
Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu, (Luk. 1:3)
3. Bahan dari Nubuatan.
Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala. (Mi. 5:1)
Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel.” (Mat. 2:6)
4. Bahan dari Sejarahwan.
Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita, seperti yang disampaikan kepada kita oleh mereka, yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman. (Luk.1:1-2)
5. Bahan dari lainnya.
Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan? Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.” (Kej. 3:1,4-5)

D. PENGKARAKTERAN ALKITAB.

1. Ilahi.
Pernyataan Allah yang menyatakan keberadaan diri-Nya sendiri.
Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.” (Kel. 3:14)
2. Insani.
Pernyataan manusia yang menyatakan keberadaan Allah.
Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. (Yes. 9:5)

E. PENGKANONAN ALKITAB

1. Inerrency. (tanpa kesalahan)
Sebab firman TUHAN itu benar, segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan. (Mzm. 33:4)
2. Infallibility. (tanpa kegagalan)
Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel adalah orang Israel, (Rm. 9:6)

F. PENYAMPAIAN ALKITAB.

Pewahyuan Alkitab  Penulis Alkitab  Pengilhaman Alkitab  Penulisan Alkitab  Pengkanonan Alkitab  Penyusunan Alkitab  Penerjemahan Alkitab  Penafsiran Alkitab  Penerapan Alkitab.
Sebab Ezra telah bertekad untuk meneliti Taurat TUHAN dan melakukannya serta mengajar ketetapan dan peraturan di antara orang Israel. (Ezr. 7:10)

G. PENYIMPANGAN ALKITAB.

1. Memalsukan.
Tetapi kami menolak segala perbuatan tersembunyi yang memalukan; kami tidak berlaku licik dan tidak memalsukan firman Allah. Sebaliknya kami menyatakan kebenaran dan dengan demikian kami menyerahkan diri kami untuk dipertimbangkan oleh semua orang di hadapan Allah. (2 Kor. 4:2)
2. Menambahkan.
Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: “Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. (Why. 22:18)
3. Mengurangkan.
Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini.” (Why. 22:19)

H. PERANAN ALKITAB.

1. Hidup dalam Kepercayaan.
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. (Rm. 10:17)
2. Hidup dalam Keselamatan.
Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. (2 Tim. 3:15)
3. Hidup dalam Kebenaran.
Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. (2 Tim. 3:16)
4. Hidup dalam Kekekalan.
tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya. (Yoh. 20:31)

I. PERNAK-PERNIK ALKITAB.

1. Penulis Alkitab.
Dalam PL:
Musa, Yosua, Ezra, Nehemia, Daud, Bani Korah, Asaf, Salomo, Agur Bin Yake, Yesaya, Yeremia, Yehezkiel, Daniel, Hosea, Yoel, Amos, Obaja, Yunus, Mikha, Nahum, Habakuk, Zefanya, Hagai, Zakharia & Maleakhi.
Dalam PB:
Matius, Markus, Lukas, Yohanes, Paulus, Yakobus, Petrus & Yudas.
2. Penulisan Bahasa Alkitab.
Dalam PL:
Memakai bahasa Ibrani/Aram.
Dalam PB:
Memakai bahasa Yunani/Gerika.
3. Pembagian Alkitab
Dalam PL: 39 Kitab
17 Kitab Sejarah:
Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, Ulangan, Yosua, Hakim-hakim, Rut, 1-2 Samuel, 1-2 Raja-raja, 1-2 Tawarikh, Ezra, Nehemia & Ester.
5 Kitab Puisi/Syair:
Ayub, Mazmur, Amsal, Pengkhotbah & Kidung Agung.
17. Kitab Nubuatan:
Yesaya, Yeremia, Ratapan, Yehezkiel, Daniel, Hosea, Yoel, Amos, Obaja, Yunus, Mikha, Nahum, Habakuk, Zefanya, Hagai, Zakharia & Maleakhi.
Dalam PB: 27 Kitab
4 Kitab Injil:
Matius, Markus, Lukas & Yohanes.
1 Kitab Sejarah:
Kisah Para Rasul.
21 Kitab Surat:
Roma, 1-2 Korintus, Galatia, Efesus, Filipi, Kolose, 1-2 Tesalonika, 1-2 Timotius, Titus, Filemon, Ibrani, Yakobus, 1-2 Petrus, 1-3 Yohanes & Yudas.
1 Kitab Wahyu:
Wahyu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: